ikan tuna

Ikan Tuna : Cara Budidaya, Jenis, Pakan dan Harganya ( Lengkap )

Agromedia.id – Tuna adalah ikan yang berasal dari genus Thunnus dan bisa juga disebut tunny, salah satu dari tujuh spesies ikan laut. Beberapa ikan tuna memiliki tubuh sangat besar, yang merupakan genus Thunnus dan memiliki nilai komersial yang besar sebagai bahan makanan. Tuna adalah ikan yang tubuhnya memanjang, kuat, dan ramping.

Adapula tuna yang memiliki tubuh bulat yang meruncing ke pangkal ekor ramping dan ekor bercabang atau berbentuk bulan sabit. Sementara untuk hal warna, tuna pada umumnya berwarna gelap di atas dan keperakan di bawah, seringkali dengan kilau warna-warni. Apa saja jenis-jenis tuna dan bagaimana cara untuk budidaya ikan satu ini?

Cara Budidaya Ikan Tuna

Bagi Anda yang ingin sekali membudidayakan tuna, ada beberapa langkah yang harus Anda persiapkan, di antaranya adalah :

  1. Media untuk budidaya

kolam ikan tuna
kolam ikan tuna

Langkah pertama untuk Anda lakukan sebelum memulai proses budidaya tuna adalah menentukan bagaimana metode untuk budidaya. Jangan lupa perhatikan pula media budidayanya. Keramba jaring apung adalah salah satu media yang bisa Anda terapkan untuk berbudidaya  tuna.

Keramba adalah sebuah kolam berbentuk jarrng dan media ini bisa Anda tancapkan di tepi pantai. Selain menggunakan jaring, media seperti kolam resirkulasi juga bisa Anda gunakan sebagai opsinya. Sistem resirkulasi akuakultur digunakan untuk produksi ikan di mana pertukaran air terbatas dan penggunaan biofiltrasi diperlukan untuk mengurangi toksisitas amonia.

Jenis lain dari penyaringan dan pengendalian lingkungan seringkali juga diperlukan untuk memelihara air bersih dan menyediakan habitat yang cocok untuk ikan. Manfaat utama sistem ini adalah kemampuan untuk mengurangi kebutuhan akan air bersih dan segar sambil tetap memelihara lingkungan yang sehat untuk ikan.

Baca Juga : Cara Budidaya Ikan Patin

  1. Benih ikan tuna

Untuk Anda yang ingin menyebar benih tuna, Anda bisa mendapatkan benih-benih di alam bebas. Tuna memiliki jangkauan luas untuk habitatnya. Tuna hidup di air asin atau habitat laut dan cenderung menyukai perairan tropis, subtropis, dan subtropis. Pastikan Anda memilih benih ikan yang berkualitas agar menghasilkan cita rasa tuna yang lezat dari kandungan lemak yang dimilikinya.

Namun untuk Anda yang ingin membudidayakan tuna jenis sirip biru, maka Anda perlu perjuangan untuk bisa mendapatkan benihnya. Anda perlu mencari benihnya di beberapa kolam penangkaran karena memang benih ikan tuna jenis tersebut sulit dicari di alam bebas.

gambar ikan tuna kecil
gambar ikan tuna kecil
  1. Beri Makan yang rutin

Merupakan hal yang wajib untuk Anda lakukan ketika berbudidaya ikan adalah memberinya pakan. Anda perlu memberi pakan ikan-ikan Anda dengan jenis pakan yang bernutrisi agar cepat tumbuh. Apabila Anda membudidayakan hingga dua ribu bibit, maka setidaknya Anda memerlukan belasan ton pakan ikan.

Anda tidak hanya bisa memberi pakan ikan tuna dengan pelet saja, pastikan Anda juga memberi pakan tuna Anda dengan makhluk hidup seperti teri, Sardina pilchardus dan jenis-jenis ikan lainnya. Memberi pakan tuna ikan hidup bisa memberi gizi yang banyak pada tuna-tuna Anda.

  1. Panen ikan tuna

Setelah rutin memberi pakan ikan Anda dan benih-benih tuna menjadi berkembang biak, maka Anda bisa memanen hasil tuna Anda. Pastikan dalam memanen tuna, Anda harus menyiapkan perahu dan letakkan di pinggir kolam jaring ikan Anda.

Dalam memanen ikan, Anda perlu turun langsung dalam mengambil ikan-ikan tersebut dan lemparkan ke arah perahu yang sebelumnya sudah Anda persiapkan. Apabila ikan-ikan sudah tersisa sedikit dan Anda kesulitan dalam mengambilnya, Anda bisa menggunakan alat bantu pancing.

Baca Juga : Cara Memelihara Ikan Koi

Jenis-jenis Ikan Tuna

gambar ikan tuna besar
gambar ikan tuna besar

Lalu apa saja sih jenis-jenis tuna yang tersebar di seluruh dunia itu sendiri?

  1. Tuna sirip hitam

Tuna sirip hitam memiliki sirip berwarna perunggu kecil yang berlari dari sirip dada dan sirip dubur yang kokoh ke arah sirip ekor bulan sabit. Tuna jenis ini tumbuh dengan panjang sekitar 1 meter dan berat sekitar 20 kg.

Tuna sirip hitam atau Thunnus Atlanticus  adalah ikan yang penting bagi perikanan komersial. Dagingnya memiliki kualitas makanan yang sangat baik dan bisa dipasarkan dalam bentuk ikan segar, kering dan asin, kaleng, dan beku.

  1. Tuna Sirip Biru Pasifik

Tunas Sirup Biru Pasifik atau adalah salah satu tuna yang paling berevolusi di laut. Ikan yang memiliki nama lain Thunnus Orientalis ini adalah endotermik, predator kuat yang dapat melintasi seluruh lautan untuk mencari makanan.

Tuna jenis ini memiliki kapasitas metabolisme yang luar biasa dan laju pertumbuhan yang cepat jika dibandingkan dengan tuna lain. Jika Anda pernah mengkonsumsi makanan Jepang seperti sashimi atau juga sushi, maka jenis Tuna Sirip Biru Pasifik inilah yang digunakan sebagai bagian dari bahan utamanya.

  1. Tuna Sirip Biru Atlantik

Jika ada ikan tuna dengan sirip biru Pasifik, adapula yang Atlantik. Ikan ini bisa dijual sangat mahal di negara Jepang. Ikan berbentuk torpedo ini adalah tuna terbesar yang tumbuh rata-rata 200 cm panjangnya. Ikan jenis ini adalah perenang yang kuat dan cepat dengan sirip kuning berwarna hitam.

Popularitas tuna ini di pasar komersial telah menyebabkan eksploitasi parah di beberapa daerah, terutama di Samudra Atlantik Utara. Tuna jenis satu ini bersifat epipelagic dan oseanik, yang mendekati pantai secara musiman.

Baca Juga : Cara Budidaya Ikan Sidat

  1. Tongkol Abu-Abu

Tongkol abu-abu atau tuna ekor panjang atau thunnus tonggol adalah jenis tuna yang penting secara ekonomi dan jenis ikan ini banyak penyebarannya di Indonesia. Penyebaran ikan jenis ini unik dibandingkan dengan spesies lainnya dalam genus Thunnus yang umumnya berkisar di lautan terbuka.

Untuk jenis tuna longtail ini hampir secara eksklusif menempati daerah dekat daratan,dan jarang ditemukan di lepas pantai. Bisa dikatakan ikan tongkol abu-abu adalah spesies tuna terkecil kedua dari 9 spesies tuna lainnya.

foto ikan tuna
foto ikan tuna
  1. Tuna Slender

Allothunnus Fallai atau tuna slender ini memiliki warna kebiruan gelap dengan tubuh ramping dan tidak memiliki bintik-bintik dan garis-garis. Tuna jenis ini memiliki kepala berwarna ungu tua atau hampir hitam, sisi dan perut berwarna putih keperakan, sirip dada dan sirip perut ungu dengan sisi dalam hitam.

Daging tuna satu ini sangat berminyak dan lebih pucat daripada kebanyakan tuna lainnya sehingga lebih cocok untuk makanan kaleng beku daripada dikonsumsi segar. Meskipun relatif umum di perairan selatan, Tuna Slender jarang ditangkap oleh banyak nelayan. Panjangnya mencapai satu meter.

  1. Albakor

Albabore adalah jenis tuna yang berada di daerah subtropis seperti Samudra Pasifik Utara, Samudra Hindia, Samudra Atlantik Utara, dan Laut Mediterania. Ukuran maksimum Albakor adalah 140 cm dan berat 60,3 kg. Salah satu sifat Albakor yang paling menonjol adalah sirip dada yang sangat panjang.

Jenis ikan satu ini bisa dikatakan sangat sulit ditemukan karena Anda harus pergi ke laut lepas. Dikarenakan sulitnya untuk menemukan tuna jenis ini, tidak heran apabila harganya cukup mahal.

Lihat Juga : Harga Ikan Bawal

  1. Tuna Sirip Kuning

Tuna Sirip Kuning atau Yellowfin adalah jenis tuna yang berkembang biak di pantai pada suhu air telah i 23,3 ° C. Jenis ikan ini memiliki warna metalik kebiruan dengan sisi kuning keperakan dan menjadi putih keperakan. Ikan ini memiliki sekitar 20 garis putih vertikal yang pecah di perut, dan sirip punggung kuning cerah sehingga tidak salah jika ikan tuna satu ini dinamakan Tuna Sirip Kuning.

Ikan ini bisa dikatakan memiliki ukuran yang besar dibandingkan dengan jenis tuna lainnya. Panjang ikan ini bisa mencapai seoitar 150 cm.

  1. Tuna Mata Besar

Sesuai dengan namanya, Tuna Mata Besar ini tentunya memiliki mata yang sangat besar. Anda bisa menemukan jenis tuna ini di daerah Papua, Flores dan Sumatera. Tuna Mata Besar atau Thunnus Obesus suka diberi makan berbagai macam ikan seperti cumi dan krustasea.

Daging ikan tuna ini sangat dihargai dan diolah menjadi sashimi di Jepang. Ikan ini dipasarkan terutama dalam bentuk kalengan atau beku tetapi juga bisa dijual segar.

  1. Tuna Sirip Biru Selatan

Thunnus Maccoyii atau Tuna Biru Selatan adalah ikan yang sangat dihargai di pasar global, menjadi makanan laut segar paling mahal di dunia. Sekitar 95% tangkapan ikan tuna satu ini dikonsumsi di pasar sashimi Jepang kelas atas. Tubuh ikan ini sangat panjang dan kecepatan berenangnya bak torpedo.

Pakan Ikan Tuna

gambar ikan tuna
gambar ikan tuna

Lalu apa sih pakan terbaik untuk budidaya tuna yang Anda miliki? Berikut adalah jenis-jenis pakan yang bisa Anda berikan kepada ikan-ikan Anda :

  1. Ikan teri

Ikan teri merupakan pakan yang bagus untuk budidaya tuna Anda. Ikan teri adalah ikan berminyak yangi dapat membawa manfaat kesehatan bagi tuna-tuna Anda. Ikan teri adalah sumber nutrisi yang baik dan tinggi asam lemak omega-3 yang sehat. Sebuah laporan menunjukkan bahwa ikan teri dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ikan tuna.

Lihat Juga : Harga Ikan Nila

  1. Cephalopoda

Cephalopoda adalah jenis hewan laut yang hampir sama seperti cumi-cumi, gurita, atau nautilus. Hewan laut yang eksklusif ini ditandai oleh simetri tubuh bilateral, kepala yang menonjol, dan seperangkat lengan atau tentakel (hydrostats berotot) yang dimodifikasi dari kaki molluscan. Nelayan kadang-kadang menyebut cephalopoda “ikan tinta,” mengacu pada kemampuan hewan ini untuk menyemprotkan tinta.

Nah, hewan yang mirip cumi ini sangat bagus digunakan sebagai pakan ikan tuna karena bagus untuk pertumbuhan budidaya tuna.

  1. Zooplankton

Zooplankton adalah sumber makanan penting bagi banyak spesies ikan. Zooplankton dapat memberikan alternatif yang murah untuk pakan komersial lainnya. Zooplankton memiliki beberapa keunggulan, di antaranya bisa memberikan pertumbuhan yang lebih cepat untuk ikan.

Zooplankton juga jenis pakan yang sangat ekonomis. Rasa dan tekstur ikan tuna juga akan meningkat jika menggunakan zooplankton sebagai pakan.

Lihat Juga : Jenis Ikan Louhan

  1. Kuning telur

Kuning telur adalah jenis pakan yang sangat bergizi lebih dari putih telur. Sebagai makanan dengan asupan protein yang tinggi, maka jenis pakan ini bagus untuk pertumbuhan budidaya tuna Anda.

  1. Pelet

Anda bisa membeli pelet ikan di beberapa pasar atau toko-toko online. Pastikan Anda membeli pelet ikan dengan nutrisi yang bagus.

Bagaimana? Apakah menurut Anda membudidayakan ikan tuna sesulit yang Anda kira? Apapun itu prosesnya, tetap lakukan dengan sepenuh hati dan tentu saja banyak bersabar agar Anda bisa menuai hasil panen yang Anda inginkan.

Daftar Harga Ikan Tuna

Kota Harga Per Kg
Jambi Rp = 52.000
Padang Rp = 45.000
Makassar Rp = 51.000
Surabaya Rp = 48.000
Pekanbaru Rp = 52.000
Samarinda Rp = 52.000
Semarang Rp = 48.000
Palembang Rp = 45.000
Batam Rp = 45.000
Malang Rp = 48.000
Balikpapan Rp = 52.000
Pontianak Rp = 52.000
Lampung Rp = 45.000
Denpasar Rp = 55.000
Tasikmalaya Rp = 48.000
Banjarmasin Rp = 45.000
Serang Rp = 45.000
Medan Rp = 52.000
Bandung Rp = 48.000
Jakarta Rp = 55.000
Ikan Tuna Sirip Biaru Rp = 50.000
Ikan Tuna Sirip Kuning Rp = 60.000
Ikan Tuna Filler Rp = 85.000
Harga Ikan Tuna di pasaran Rp = 55.000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *